Home » SEO & Blogging » Benarkah 301 Redirect Bagian Dari SEO?

Benarkah 301 Redirect Bagian Dari SEO?

Setelah Google Penguin 4.0 resmi diluncurkan, banyak webmaster membuat wishlist untuk update berikutnya. Di antara sekian harapan tersebut, salah satunya adalah mengenai 301 redirect. Saat ini, mereka banyak berharap agar di masa mendatang Google mau melakukan filter terhadap kasus-kasus 301 redirect. Alasan yang mendasari keinginan ini memang masuk akal. Sebab, sering kita temui pelaku SEO menggunakan teknik 301 redirects untuk meraih rank secara cepat. Bahkan, untuk keyword yang sangat kompetitif sekalipun.

Yang menjadi pertanyaan, benarkah 301 redirect adalah bagian dari SEO? Menurut penjelasan Barry Schwartz, sejatinya 301 redirect bukanlah bagian dari SEO. Teknik ini tidak lebih dari persoalan teknis dalam mengelola sebuah web. Namun demikian, John Mueller memang mengakui bahwa nilai dari sumber redirect tetap akan dibawa ke halaman target. Atau dalam istilah SEO, biasa kita kenal dengan pass pagerank.

Dari pernyataan dan penjelasan singkat tersebut, bisa ditarik kesimpulan bahwa kita tidak perlu repot dengan persoalan ini. Meski banyak pelaku SEO menyalahgunakan metode ini, namun perlu diketahui bahwa semua tetap mengacu pada link awal. Apabila dikelola dengan baik dan sesuai dengan TOS mesin pencari, pastinya akan membawa dampak yang cukup baik. Namun sebaliknya, jika bertentangan dengan TOS, besar kemungkinan tidak akan memberi dampak apa-apa. Bahkan, bisa memberi efek buruk di kemudian hari.

Lalu, apakah kita perlu menggunakan redirection untuk keperluan SEO? Tentu jawabannya sangat relatif. Pada situasi tertentu, metode ini akan sangat diperlukan. Dan pada situasi lain, metode ini tidak diperlukan sama sekali. Namun, secara garis besar cara ini tidak direkomendasikan oleh SEO Handal. Sebab, saat ini Penguin sudah bersifat real time. Sehingga, keuntungan yang didapat tidak akan sebesar seperti di masa lalu.

Apalagi, jika anda adalah seorang penyedia jasa seo link building. Tentu penggunaan 301 redirect justru akan menjauhkan anda dari klien. Sebab, klien tidak memiliki kontrol terhadap link yang mereka order. Untuk lebih bijaknya, gunakan cara ini di situasi dan kondisi yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *